Pengertian Kromoson

Monday, August 10th, 2015 - Biologi

Kromosom – Menurut Wilhelm Roux (1883), kromosom adalah pembawa faktor keturunan. Eksperimen T. Bovery dan Ws. Sutton (1902) membuktikan bahwa kromosom membawa material genetik. Ukuran dan bentuk kromosom bervariasi pada setiap spesies makhluk hidup. Panjang kromosom antara 0,2 –50 mikron dengan diameter antara 0,2–20 mikron. Bentuk kromosom pada setiap fase pertumbuhan dalam pembelahan mitosis senantiasa berubahubah. Setiap kromosom terdiri atas sentromer dan lengan.

Berdasarkan letak sentromer dan lengan, bentuk kromosom dibedakan menjadi empat macam sebagai berikut.

  • Bentuk telosentrik,yaitu jika letak sentromer berada di ujung.
  • Bentuk akrosentrik, yaitu jika letak sentromer mendekati ujung.
  • Bentuk submetasentrik, yaitu jika letak sentromer agak jauh dari ujung kromosom dan biasanya membentuk huruf L atau J.
  • Bentuk metasentrik, yaitu jika letak sentromer berada di tengah sehingga panjang masing-masing lengan sama
Pengertian Kromoson

Kromoson

Sentromer (kinetokor) merupakan bagian kepala kromosom yang berfungsi mengatur pergerakan kromosom pada waktu pembelahan mitosis. Bagian lengan kromosom terdiri atas selaput benang-benang kromosom atau benang nukleosom. Pada nukleosom inilah terdapat gen-gen yang dibangun oleh molekul DNA.

Pada setiap spesies, makhluk hidup yang berinti (eukarion) mengandung sejumlah kromosom yang tetap. Susunan dan jumlah kromosom dari setiap individu bervariasi. Berikut gambaran variasi jumlah kromosom pada beberapa organisme.

No. Nama Organisme Jumlah kromoson
1 Drosophila melanogaster(lalat buah) 8 (n = 4)
2 Lumbricus terestris (cacing tanah) 36 (n = 18)
3 Felis domesticus(kucing) 38 (n = 19)
4 Mus musculus(tikus) 40 (n = 20)
5 Pongo pygmaeus(kera) 42 (n = 21)
6 Cavia coubaya(marmut) 64 (n = 32)
7 Columba livia(merpati) 80 (n =40)
8 Oryctologus cuniculus(kelinci) 44 (n = 22)
9 Rana pipiens(katak) 26 (n = 13)
10 Apis melifica(lebah madu) 32 dan 16 (n = 16 dan 8)
11 Culex pipiens(nyamuk) 6 (n = 3)
12 Musca domestica(lalat rumah) 12 (n = 6)
13 Homo sapiens(manusia) 46 (n = 23)
14 Brassica oleracea(kubis) 18 (n = 9)
15 Solanum lycopersicum(tomat) 24 (n = 12)
16 Solanum tuberosum(kentang) 48 (n = 24)
17 Zea mays(jagung) 20 (n = 10)
18 Oryza sativa(padi) 24 (n = 12)
19 Nicotiana tobacum(tembakau) 48 (n = 24)
20 Carica papaya(pepaya) 18 (n = 9)
Helianthus annus(bunga matahari) 34 (n = 17)
Saccharum officinarum(tebu) 86 (n = 43)

Berdasarkan tabel tersebut menunjukkan bahwa jumlah kromosom tidak ada hubungannya dengan tingkat atau derajat individu. Makhluk hidup yang diploid (2n) akan menghasilkan sel yang haploid (n) pada sel kelaminnya. Hal ini mengakibatkan zigot yang terbentuk pada peristiwa fertilisasi (pembuahan) bersifat diploid.

Kata Kunci :

rangkuman biologi 12 hereditas,pengertian kromoson,pengertian telosentrik,penjelasan materi genetika biologi bab tiga sma kls 12
Pengertian Kromoson | Baca Juga | 4.5
Leave a Reply
DMCA.com Protection Status blogging tips Top world_business blogs Literature Blogs