Pengertian Hidrokarbon

Pengertian HidrokarbonPengertian Hidrokarbon adalah senyawa antara karbon dan hidrogen yang meliputi hidrokarbon jenuh atau alkana dan hidrokarbon tak jenuh, yaitu alkena dan alkuna. Senyawa-senyawa dengan rumus umum sama disebut homolog. Berdasakan strukturnya, ada hidrokarbon alifatik, siklik, dan aromatik. Tatanama hidrokarbon didasarkan atas jumlah atom karbon pada senyawa,jenis ikatan jenuh dan tidak jenuh, serta rumus struktur isomernya. Isomer adalah senyawa dengan rumus kimia sama, tetapi rumus struktumya berbeda. Sifat-sifat fisika hidrokarbon berubah teratur berdasakan bertambah panjangnya rantai karbon. Titik didih homolog hidrokarbon meningkat dengan bertambahnya jumlah atom C dan menurun dengan bertambahnya cabang pada rantai karbon.

Pengertian Hidrokarbon

Pengertian Hidrokarbon

Pengertian Hidrokarbon

Sifat kimia hidrokarbon terlihat pada reaksi-reaksi oksidasi, substitusi, adisi, eliminasi, dan polimerisasi. Senyawa-senyawa hidrokarbon berguna pada berbagai bidang kehidupan, seperti bidang pangan, sandang. papan, perdagangan, seni, dan estetika.

Tipe-tipe hidrokarbon

Klasifikasi hidrokarbon yang dikelompokkan oleh tatanama organik adalah:

  • Hidrokarbon jenuh/tersaturasi (alkana) adalah hidrokarbon yang paling sederhana. Hidrokarbon ini seluruhnya terdiri dari ikatan tunggal dan terikat dengan hidrogen. Rumus umum untuk hidrokarbon tersaturasi adalah CnH2n+2. Hidrokarbon jenuh merupakan komposisi utama pada bahan bakar fosil dan ditemukan dalam bentuk rantai lurus maupun bercabang. Hidrokarbon dengan rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda dinamakan isomer struktur.
  • Hidrokarbon tak jenuh/tak tersaturasi adalah hidrokarbon yang memiliki satu atau lebih ikatan rangkap, baik rangkap dua maupun rangkap tiga. Hidrokarbon yang mempunyai ikatan rangkap dua disebut dengan alkena, dengan rumus umum CnH2n. Hidrokarbon yang mempunyai ikatan rangkap tiga disebut alkuna, dengan rumus umum CnH2n-2.
  • Sikloalkana adalah hidrokarbon yang mengandung satu atau lebih cincin karbon. Rumus umum untuk hidrokarbon jenuh dengan 1 cincin adalah CnH2n.
  • Hidrokarbon aromatik, juga dikenal dengan arena, adalah hidrokarbon yang paling tidak mempunyai satu cincin aromatik.
  • Hidrokarbon dapat berbentuk gas (contohnya metana dan propana), cairan (contohnya heksana dan benzena), lilin atau padatan dengan titik didih rendah (contohnya paraffin wax dan naftalena) atau polimer (contohnya polietilena, polipropilena dan polistirena).

Ciri-ciri Hidrokarbon secara Umum

Karena struktur molekulnya berbeda, maka rumus empiris antara hidrokarbon pun juga berbeda: jumlah hidrokarbon yang diikat pada alkena dan alkuna pasti lebih sedikit karena atom karbonnya berikatan rangkap.

Kemampuan hidrokarbon untuk berikatan dengan dirinya sendiri disebut dengan katenasi, dan menyebabkan hidrokarbon bisa membentuk senyawa-senyawa yang lebih kompleks, seperti sikloheksana atau arena seperti benzena. Kemampuan ini didapat karena karakteristik ikatan di antara atom karbon bersifat non-polar.

Sesuai dengan teori ikatan valensi, atom karbon harus memenuhi aturan “4-hidrogen” yang menyatakan jumlah atom maksimum yang dapat berikatan dengan karbon, karena karbon mempunyai 4 elektron valensi. Dilihat dari elektron valensi ini, maka karbon mempunyai 4 elektron yang bisa membentuk ikatan kovalen atau ikatan dativ.

Hidrokarbon bersifat hidrofobik dan termasuk dalam lipid.

Beberapa hidrokarbon tersedia melimpah di tata surya. Danau berisi metana dan etana cair telah ditemukan pada Titan, satelit alam terbesar Saturnus, seperti dinyatakan oleh Misi Cassini-Huygens.

Sekian uraian tentang Pengertian Hidrokarbon, semoga bermanfaat. Baca juga Pengertian Herbisida dan Pestisida