Pengertian, Fungsi, Jenis Hadist

Friday, January 23rd, 2015 - Agama

Pengertian, Fungsi, Jenis Hadist – Hadist menurut bahasa memiliki beberapa arti, yaitu baru, dekat, warta atau berita. Adapun pengertian Hadist menurut istilah ialah segala sesuatu yang disandarkan kepada nabi baik berupa perkataan, perbuatan, dan ketetapan. Sedangkan, menurut para ahli, pengertian Hadist identik dengan sunah, yaitu segala perbuatan, perkataan, takrir, sifat, keadaan, tabiat, atau watak, dan sirah(perjalanan hidup) Nabi Muhammad saw, baik yang berkaitan dengan masalah hukum ataupun tidak.Kedudukan Hadist adalah sebagai sumber kebenaran kedua setelah Al-Quran dan memiliki banyak fungsi bagi umat Islam.

Pengertian, Fungsi, Jenis Hadist

Sebagai penjelas dari Al-Quran yang masih bersifat umum, contohnya tentang tata cara shalat, puasa, haji, dan lain-lain. Fungsi Hadist bagi umat Islam adalah sebagai dasar hukum dan menempatkannya pada tempat kedua setelah Al-Qur’an karena Hadist memperoleh dasar kebenarannya dari Al-Quran dan bimbingan dari Allah SWT, yang selalu terjaga kebenarannya. Hadist mempunyai fungsi sebagai berikut:

  • Menguatkan hukum-hukum yang terdapat dalam Al-Quran. Contohnya: perintah melaksanakan shalat yang bertujuan mencegah perbuatan keji dan munkar. Kemudian, dikuatkan oleh Hadist bahwa shalat adalah tiang agama, barang siapa mendirikan shalat berarti dia mendirikan agama dan barang siapa meninggalkannya berarti dia merusak agama.
  • Menetukan hukum tersendiri. Contoh: Nabi menetapkan bahwa seorang muslim tidak boleh mewariskan kepada seorang kafir dan sebaliknya orang kafir tidak mewariskan kepada orang muslim.

Ditinjau dari banyak sedikitnya orang yang meriwayatkan (perawi), jenis-jenis Hadist dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut:

  • Hadist Mutawatir:Hadist mutawatir adalah Hadist yang diriwayatkan oleh banyak sahabat. Kemudia, diteruskan oleh generasi berikutnya yang tidak memungkinkan mereka sepat untuk berdusta. Hal ini disebabkan banyaknya orang yang meriwayatkannya.
  • Hadist Masyur:Hadist Masyur adalah Hadist yang diriwayatkan oleh dua orang sahabat atau lebih yang tidak mencapai derajat mutawatir. Namun, setelah itu tersebar dan diriwayatkan oleh sekian banyak tabi’in yang mencapai derajat mutawatir sehingga tidak memungkinkan jumlah tersebut akan sepakat berbohong.
  • Hadist Ahad:Hadist ahad adalah Hadist yang diriwayatkan oleh satu atau dua orang sehingga tidak mencapai derajat mutawatir.

Ditinjau dari segi kualitas perawinya, jenis-jenis Hadist dapat dibagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut:

  • Hadist Sahih:Hadist sahih adalah Hadist yang diriwayatkan oleh perawi yang adil, kuat hafalannya, tajam penelitiannya, sanad yang bersambung, tidak cacat, dan tidak bertentangan dengan riwayat orang yang lebih terpercaya.
  • Hadist Hasan:Hadist hasan adalah Hadist yang diriwayatkan oleh perawi yang adil, tetapi kurang kuat ingatannya, sanadnya bersambung, tidak cacat, dan tidak bertentangan.
  • Hadist Dai’f:Hadist dai’f adalah Hadist palsu yang dibuat orang atau dikatakan orang sebagai Hadist, padahal bukan Hadist.

Sekian uraian tentang Pengertian, Fungsi, Jenis Hadist. Baca juga Pengertian Shalat Berjamaah

Kata Kunci :

hadist nabi muhammad saw tentang shalat,hadist tentang sahabat,arti fungsi jenis jenis hadits,hadist tentang kawan,hadits arti,jenis hadist dan fungsinya,jenis jenis hadis dan fungsinya,jenis-jenis hadist dan fungsinya,pengertian hadist
Pengertian, Fungsi, Jenis Hadist | Baca Juga | 4.5
DMCA.com Protection Status blogging tips Top world_business blogs Literature Blogs