Pengertian Desentralisasi

Thursday, January 22nd, 2015 - Pancasila dan Kewarganegaraan

Pengertian Desentralisasi – Desentralisasi adalah penyerahan wewenang oleh pemerintah kepada pemerintah daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem NKRI (UU No. 32 Tahun 2004 Pasal 1 Tentang Pemerintahan Daerah). Dalam pengertian yang lain, desentralisasi adalah penyerahan urusan-urusan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang pada dasarnya menjadi wewenang dan tanggung jawab daerah sepenuhnya (kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, dan segi-segi pembiayaan). Desentralisasi dapat juga dipahami penyerahan wewenang politik dari pemerintah kepada unit sub nasional administrasi Negara atau kepada kelompok fungsional atau organisasi nonpemerintah.

Pengertian Desentralisasi

Henry Maddick (1963): Desentralisasi adalah penyerahan kekuasaan secara hukum untuk menangani bidang-bidang/fungsi-fungsi tertentu kepada daerah otonom. Selain itu, menarik juga memperhatikan pengertian desentralisasi berikut ini:

  • Rondinelli, Nellis, dan Chema (1983): Desentralisasi adalah penciptaan atau penguatan, baik keuangan maupun hukum, pada unit-unit pemerintahan subnasional yang penyelenggaraannya secara substansial berada diluar kontrol langsung pemerintah pusat.
  • Rondinelli (1983): Desentralisasi adalah penyerahan perencanaan, pembuatan keputusan, atau kewenangan administratif dari pemerintah pusat kepada organisasi wilayah, satuan administratif daerah, organisasi semi otonom, pemerintah daerah, atau organisasi nonpemerintah/lembaga swadaya masyarakat.
  • PBB: Desentralisasi merujuk pada pemindahan kekuasaan dari pemerintah pusat baik melalui dekonsentrasi (delegasi) pada pejabat wilayah maupun melalui devolusi pada badan-badan otonom daerah.

Desentralisasi mempunyai ciri-ciri tertentu, seperti yang diungkapkan Smith (1985) berikut ini:

  • Penyerahan wewenang untuk melaksanakan fungsi pemerintahan tertentu dan pemerintah pusat kepada daerah otonom,
  • Fungsi yang diserahkan dapat dirinci, atau merupakan fungsi yang tersisa (residual functions),
  • Penerima wewenang adalah daerah otonom,
  • Penyerahan wewenang berarti wewenang untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan; wewenang mengatur dan mengurus (regelling en bestuur) kepentingan yang bersifat lokal,
  • Wewenang mengatur adalah wewenang untuk menetapkan norma hukum yang berlaku umum dan bersifat abstrak,
  • Wewenang mengurus adalah wewenang untuk menetapkan norma hukum yang bersifat individual dan konkrit (beschikking, acte administrative, verwaltungsakt),
  • Keberadaan daerah otonom adalah di luar hirarki organisasi pemerintah pusat,
  • Menunjukkan pola hubungan antar organisasi,
  • Menciptakan political variety dan diversity of structure dalam sistem politik.

Sekian uraian tentang Pengertian Desentralisasi, semoga bermanfaat. Baca juga Pengertian, Fungsi, Tujuan Wawasan Nusantara

Kata Kunci :

unsur-unsur yang mengatur desentralisasi
Pengertian Desentralisasi | Baca Juga | 4.5
DMCA.com Protection Status blogging tips Top world_business blogs Literature Blogs