Jaringan pada Tumbuhan

Sunday, January 25th, 2015 - Biologi

Jaringan pada Tumbuhan – Jaringan-jaringan pada tumbuhan yang saling berhubungan untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu membentuk suatu sistem yang disebut sistem jaringan. Pada umumnya, jaringan pada tumbuhan terdiri dari jaringan meristem, jaringan epidermis, jaringan parenkim (jaringan dasar), jaringan pengangkut dan jaringan penyokong. Jaringan meristem termasuk jaringan muda, sedangkan empat jaringan lainnya adalah jaringan dewasa. Namun, penting diketahui bahwa semua jaringan pada tumbuhan berasal dari satu jaringan, yaitu jaringan meristem. Melalui mekanisme diferensiasi sel, sel jaringan meristem berubah menjadi sel-sel jaringan lain. Diferensiasi sel menghasilkan jaringan untuk fungsi yang berbeda.

Jaringan Pada Tumbuhan

Jaringan tumbuhan berdasarkan sel penyusunnya terdiri dari:Jaringan pada tumbuhan dapat dibedakan berdasarkan asal pembentukannya dan sel penyusunnya. Jaringan tumbuhan berdasarkan asal pembentukannya, meliputi:

  • Jaringan Primer: Jaringan primer adalah jaringan yang berasal dari titik tumbuh primer (meristem primer = prokambium). Contoh: epidermis, korteks, endodermis, silinder pusat (stele) yang di dalamnya terdapat xylem primer dan floem primer, kambium, serta empulur.
  • Jaringan sekunder: jaringan sekunder adalah jaringan yang terbentuk oleh aktivitas dari titik tumbuh sekunder (meristem sekunder). Jaringan ini terdapat pada tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan dikotil. Contoh: kambium visisi, kambium intervasis, kambium gabus, dan perikambium.
  • Jaringan Meristem: Jaringan meristem adalah jaringan muda, yaitu jaringan yang terdiri dari sel-sel yang dindingnya tipis, selalu membelah, belum mempunyai penebalan dari zat pektin, plasmanya penuh dan vakuolanya kecil-kecil. Jaringan meristem keadaannya selalu membelah karena mempunyai zat hormon yang mengatur pembelahan.
  • Jaringan Epidermis (jaringan pelindung): Jaringan epidermis adalah lapisan sel yang berada paling luar pada permukaan organ-organ tumbuhan. Jaringan ini berfungsi melindungi bagian dalam tumbuhan dari segala pengaruh luar yang akan merugikan pertumbuhannya.
  • Jaringan Parenkim: Jaringan parenkim adalah jaringan dasar penguat tanaman. Jaringan parenkim memiliki ciri-ciri tersusun dari sel-sel hidup yang letaknya tidak rapat sehingga banyak terdapat ruang-ruang antarsel, memiliki struktur morfologi yang bervariasi dan masih memiliki kemampuan membelah. Fungsi jaringan parenkim adalah untuk transportasi ekstravaskuler, tempat menyimpan air dan cadangan makanan, penyusun utama organ tumbuhan, dan tempat fotosintensis pada daun.
  • Jaringan Penyokong: jaringan penyokong disebut juga jaringan penguat yang berfungsi menyokong dan menegakkan tumbuhan. Ada dua macam jaringan penyokong, yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.
  • Jaringan Pengangkut: jaringan pengangkut terdiri dari jaringan xylem (pembuluh kayu) dan jaringan floem (pembuluh tapis). Jaringan xylem berfungsi mengangkut air dan zat-zat hara dari akar ke daun. Sedangkan jaringan floem berfungsi mengangkut zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
Sekian uraian tentang Jaringan pada Tumbuhan, semoga bermanfaat.

Kata Kunci :

pentingnya jaringan kambium bagi tumbuhan,uraikan pentingnya jaringan kambium bagi tumbuhan,uraikan pentingnya jaringan sekunder pada tumbuhan,jelaskan pentingnya jaringan kambium pada tumbuhan,pengertian kata kunci jaringan pada tumbuhan,pentingnya jaringan kambium untuk tumbuhan,pentingnya jaringan pada tumbuhan
Jaringan pada Tumbuhan | Baca Juga | 4.5
DMCA.com Protection Status blogging tips Top world_business blogs Literature Blogs